Nama Korea (Selatan) terkenal di Indonesia bahkan di mata dunia karena kesuksesan di industri hiburan mereka seperti Drama dan musik K-Pop. Dua hal itulah yang membuat remaja Indonesia tergila-gila dan terobsesi dengan selebritis Korea bahkan semua yang berbau Negeri Ginseng tersebut.
Ciri khas lain yang fenomenal dari Korea Selatan ini adalah Kuliner dan Operasi Plastik (OpLas).
Kalau anda lihat selebritis Korea Selatan ini kebanyakan berparas imut-imut, cantik dan ganteng. Orang pasti mengira kegantengan dan kecantikan orang-orang Korea ini adalah khas alami warga negaranya, padahal belum tentu itu faktanya? Keelokan paras mereka kebanyakan merupakan hasil dari permak wajah alias operasi plastik.
Jika anda ingin memastikan wajah elok orang Korea orisinil atau tidak? Maka lihat dulu foto masa muda / masa kecilnya, sama ga cantiknya? Kalau ternyata berbeda maka kemungkinan dia oplas. 😀
Selain DraKor, K-pop dan Oplas tentu hal lain yang terkenal dari Korea ini adalah Kulinernya. Dan inilah yang mau saya bahas disini.
Sebut saja Jajangmyeon, Ramyeon, Udon, Kimchi, Kimbab, Bibimbab, Tteobokki, Kue Ikan, Sup ikan, Seollongtang, Tangsuyuk, pangsit, Jokbal, Sundae dan lainnya...
Kuliner Korea lebih banyak didominasi oleh mie dan jenis sup, tumisan, jenggotan, eh maaf, olahan laut, dan panggang-panggangan daging. Kalau melihat uap yang selalu mengepul dari sajian mereka, tampaknya orang Korea menyukai hidangan yang panas.
Cara mereka makan pun terlihat nikmat sekali dan membuat lapar. Tapi kalau kita lihat bahan dari kuliner Korea ini sepertinya kita tahu rasanya gimana? Salah satunya Kimchi, ini kuliner dari bahan lobak yang difermentasi, diberi garam dan cabe segerobak serta bumbu lainnya. Sudah kebayang gimana rasanya? Yupz.. asam dan pedas nyelekit dan baunya yang ga nahan (lha, lobak tahu sendiri rasanya gimana).
Begitu juga dengan kuliner supnya, dari mulai sup tahu, sup ikan, sup nasi, sup rumput laut dan sup-sup lainnya, rasanya kita udah tahu lah gimana rasanya, pasti ga nyaman di lidah kalau ga mau dibilang huuueeekks 😀.
Ada lagi Jajangmyeon, kuliner mie saus kacang hitam merupakan makanan sejuta orang Korea. Ini juga ga tahu enak atau tidak di lidah? Apakah setara dibandingkan dengan ramyeon-nya orang Sumatra yaitu Mie Aceh dan Mie Balap Minang yang lezatnya tiada tara tersebut?
Tapi mereka tampak nikmat sekali menyantapnya. Ya iya dong, kan itu semua makanan mereka. Tapi para penikmat DraKor dari Indo pun ikutan menyukainya juga. Bahkan jadi kuliner favorit mereka. Bangga rasanya bisa makan kuliner Korea.
Kalau dibandingkan dengan kuliner Indonesia yang sudah terkenal kelezatannya, kuliner Drakor itu ga ada apa-apanya? Coba anda lihat makanan tradisonal yang ringan-ringan aja dulu, kayak risol, bakwan jagung, bakwan ubi, tahu isi, pastel/kornet, pisang goreng, pisang molen, martabak, kue putu bambu, dan lainnya (banyak sih). Bandingkan dengan jajanan tradisional Korea seperti kue beras pedas (Tteobokki), Kue ikan (Odeng) dan lainnya. K.O dah kuliner Korea sampai ke dasar-dasarnya.
Belum lagi kuliner Indonesia kelas menengahnya seperti sate padang, nasi padang, lontong Medan, soto, mie balap, nasi goreng, pecal, gado-gado, bakso, mie ayam, ketoprak, dan lainnya (banyak sih). Pasti ga laku semua kuliner Korea tersebut. Lha orang Koreanya aja memuji kelezatan kuliner Indonesia.
Bahkan mie instan yang terenak di dunia itu adalah mie instantnya buatan Indonesia. Mie instant buatan Indonesia dijual dengan harga eksklusif di luar negeri sana. Hidup kuliner Infonesia! 😀
Tapi para penikmat Drakor memang punya keanehan tersendiri. Selain ingin bertemu bintang DraKor pujaannya, mereka juga bela-belain liburan ke Korea demi berburu kuliner Korea yang terlihat lezat itu.
Padahal bagi Muslim harus hati-hati memilih makanan disana, karena kuliner Korea di dominasi oleh bahan-bahan yang belum tentu halal. Tapi yang namanya fans/penggemar memang kadang terlihat di luar kewajaran.
Menurut saya kuliner Korea (Selatan) bisa terkenal khususnya di Indonesia tidak lain tidak bukan karena pengaruh popularitas DraKor dan K-Popnya. Kalau sudah menyukai suatu idola pasti kesukaannya pun disukai juga. Dan belakangan bukan cuma kuliner Korea yang disukai tapi busana Korea juga sudah mulai diminati. Benar-benar dah Korean Maniac.
Ciri khas lain yang fenomenal dari Korea Selatan ini adalah Kuliner dan Operasi Plastik (OpLas).
Kalau anda lihat selebritis Korea Selatan ini kebanyakan berparas imut-imut, cantik dan ganteng. Orang pasti mengira kegantengan dan kecantikan orang-orang Korea ini adalah khas alami warga negaranya, padahal belum tentu itu faktanya? Keelokan paras mereka kebanyakan merupakan hasil dari permak wajah alias operasi plastik.
Jika anda ingin memastikan wajah elok orang Korea orisinil atau tidak? Maka lihat dulu foto masa muda / masa kecilnya, sama ga cantiknya? Kalau ternyata berbeda maka kemungkinan dia oplas. 😀
Selain DraKor, K-pop dan Oplas tentu hal lain yang terkenal dari Korea ini adalah Kulinernya. Dan inilah yang mau saya bahas disini.
Lezatnya Kuliner Korea, Benaran Enak atau Cuma Menang Gengsi?
Anda penggila DraKor pasti tahu kalau dalam drama sering menampilkan adegan makan-makannya. Berbagai macam jenis makanan Korea ditampilkan. Saking seringnya Drakor menampilkan kuliner mereka, orang jadi pada hafal nama-namanya.Sebut saja Jajangmyeon, Ramyeon, Udon, Kimchi, Kimbab, Bibimbab, Tteobokki, Kue Ikan, Sup ikan, Seollongtang, Tangsuyuk, pangsit, Jokbal, Sundae dan lainnya...
Kuliner Korea lebih banyak didominasi oleh mie dan jenis sup, tumisan, jenggotan, eh maaf, olahan laut, dan panggang-panggangan daging. Kalau melihat uap yang selalu mengepul dari sajian mereka, tampaknya orang Korea menyukai hidangan yang panas.
Cara mereka makan pun terlihat nikmat sekali dan membuat lapar. Tapi kalau kita lihat bahan dari kuliner Korea ini sepertinya kita tahu rasanya gimana? Salah satunya Kimchi, ini kuliner dari bahan lobak yang difermentasi, diberi garam dan cabe segerobak serta bumbu lainnya. Sudah kebayang gimana rasanya? Yupz.. asam dan pedas nyelekit dan baunya yang ga nahan (lha, lobak tahu sendiri rasanya gimana).
Begitu juga dengan kuliner supnya, dari mulai sup tahu, sup ikan, sup nasi, sup rumput laut dan sup-sup lainnya, rasanya kita udah tahu lah gimana rasanya, pasti ga nyaman di lidah kalau ga mau dibilang huuueeekks 😀.
Ada lagi Jajangmyeon, kuliner mie saus kacang hitam merupakan makanan sejuta orang Korea. Ini juga ga tahu enak atau tidak di lidah? Apakah setara dibandingkan dengan ramyeon-nya orang Sumatra yaitu Mie Aceh dan Mie Balap Minang yang lezatnya tiada tara tersebut?
Tapi mereka tampak nikmat sekali menyantapnya. Ya iya dong, kan itu semua makanan mereka. Tapi para penikmat DraKor dari Indo pun ikutan menyukainya juga. Bahkan jadi kuliner favorit mereka. Bangga rasanya bisa makan kuliner Korea.
Makanan Indonesia Tetap Juara
Apakah kuliner Korea senikmat dramanya. Kayaknya menurut saya tidaklah? Yakin tidak enak! Kecuali lidah anda itu memang sudah terbiasa dengan makanan-makanan dengan rasa yang nyeleneh, atau memang kamu itu udah keburu mabuk sama popularitas DraKor, jadi ya latah.Kalau dibandingkan dengan kuliner Indonesia yang sudah terkenal kelezatannya, kuliner Drakor itu ga ada apa-apanya? Coba anda lihat makanan tradisonal yang ringan-ringan aja dulu, kayak risol, bakwan jagung, bakwan ubi, tahu isi, pastel/kornet, pisang goreng, pisang molen, martabak, kue putu bambu, dan lainnya (banyak sih). Bandingkan dengan jajanan tradisional Korea seperti kue beras pedas (Tteobokki), Kue ikan (Odeng) dan lainnya. K.O dah kuliner Korea sampai ke dasar-dasarnya.
Belum lagi kuliner Indonesia kelas menengahnya seperti sate padang, nasi padang, lontong Medan, soto, mie balap, nasi goreng, pecal, gado-gado, bakso, mie ayam, ketoprak, dan lainnya (banyak sih). Pasti ga laku semua kuliner Korea tersebut. Lha orang Koreanya aja memuji kelezatan kuliner Indonesia.
Bahkan mie instan yang terenak di dunia itu adalah mie instantnya buatan Indonesia. Mie instant buatan Indonesia dijual dengan harga eksklusif di luar negeri sana. Hidup kuliner Infonesia! 😀
Tapi para penikmat Drakor memang punya keanehan tersendiri. Selain ingin bertemu bintang DraKor pujaannya, mereka juga bela-belain liburan ke Korea demi berburu kuliner Korea yang terlihat lezat itu.
Padahal bagi Muslim harus hati-hati memilih makanan disana, karena kuliner Korea di dominasi oleh bahan-bahan yang belum tentu halal. Tapi yang namanya fans/penggemar memang kadang terlihat di luar kewajaran.
Mengapa DraKor Maniak Indo Bilang Korean Food itu Enak?
Kemungkinan ada dua. Pertama: Karena memang lidah mereka menyukai makanan dengan rasa nyeleneh. Kedua: Karena latah terpengaruh popularitas DraKor tersebut. Karena sudah terlalu ngefans sama DraKor dan para pemeran artisnya, jadi ya kulinernya harus disukai juga dong? Namanya juga fans maniak. Weleh..weleh..Menurut saya kuliner Korea (Selatan) bisa terkenal khususnya di Indonesia tidak lain tidak bukan karena pengaruh popularitas DraKor dan K-Popnya. Kalau sudah menyukai suatu idola pasti kesukaannya pun disukai juga. Dan belakangan bukan cuma kuliner Korea yang disukai tapi busana Korea juga sudah mulai diminati. Benar-benar dah Korean Maniac.
Jangan Sampai Gila
Menggemari sesuatu itu jangan sampai berlebihan. Segala sesuatu yang berlebihan itu ga baik. Gaya hidup indah yang kita tonton di drama hanyalah skenario layar kaca, belum tentu seindah kenyataannya. Jadi jangan sampai tergila-gila ya? Apalagi sampai gila beneran.
Tags
Selingan
